Jumat, 12 Agustus 2016

MAKALAH SELEKSI TENAGA KERJA


KATA PENGANTAR

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  mata kuliah Bahasa Indonesia.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu pandangan tentang proses seleksi kerja, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi, referensi, dan berita. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa Universitas Galuh. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jau dari sempurna. Untuk itu,  kepada  dosen  pembimbing  saya  meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  makalah  saya  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Ciamis,  Januari 2016

Penyusun
           



DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR  ...........………………………………………..………………….................………......    i
DAFTAR ISI   ………………............………………………………………………………………………..…............   ii
BAB I PENDAHULUAN     ……………...........………………………………………………………...............…..   1
1.1 Latar Belakang Penulisan.....................……………………………………................…..  1
1.2 Rumusan Masalah     ……………......……...........………...........………………………………....   4
1.3 Tujuan Penulisan       .............................................................................................  4
1.4 Manfaat Penelitian     ............................................................................................. 4
BAB II LANDASAN TEORI    .......................…………..........………………………………………………... . 5
2.1 Pengertian Seleksi    ...................................................……………………..…...................5
2.2 Tujuan Seleksi Tenaga Kerja   ....................................................................………….. 6
2.3 Faktor yang Harus Diperhatikan dalam Seleksi   .........................................................6
2.4 Langkah-Langkah dalam Proses Seleksi  ....................................................................7
2.5 Proses Seleksi Tenaga Kerja  ....................................................................................8
BAB III HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN  .............................................................................10
3.1 Strategi untuk Lulus Seleksi Tenaga Kerja  .................................................................10
3.2 Teknik Seleksi Tenaga Kerja ......................................................................................13
BAB III SIMPULAN DAN SARAN ……….............………………………………….............………………..…..... . 15
4.1 Simpulan ……………………………………..…………………………………........................…….........            15
4.2 Saran  ............……………………………………………………………......................………….…...            16
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………..……………........................…………………......            17

BAB I
PENDAHULUAN

1.1               Latar Belakang Masalah
Menghadapi era globalisasi ini banyak orang yang meramalkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, dimana pada masa mendatang akan membawa tantangan dan  kesulitan-kesulitan yang harus dihadapi oleh masyarakat dan negara yang sedang membangun ini.
Walaupun masa mendatang membawa tantangan dan kesulitan, suatu perusahaan tetap dituntut untuk efektif dalam pengelolaan perusahaannya, karena bila tidak demikian perusahaan itu tidak dapat bersaing dengan perusahaan lain atau tidak dapat mengikuti perubahan yang terjadi. Untuk menghadapi tantangan dan kesulitan tersebut maka aset perusahaan yang paling berharga adalah sumber daya manusianya. Sumber daya manusia ini berharga, bukan saja untuk tujuan perkembangan ekonomi, tetapi untuk segala aspek perkembangan kehidupan.
Peranan dan tantangan manajemen sumber daya manusia terus berkembang dan semakin hari semakin bertambah banyak, beraneka ragam, rumit, fleksibel dan penting seiring dengan makin besarnya perusahaan, makin rumitnya tugas yang harus dikerjakan, makin besarnya dampak lingkungan serta dinamikanya, makin luas dan besar keterpaduannya dengan lingkungan dan makin besar ketidakpastian yang harus dihadapi perusahaan.
Pada saat ini pentingnya peranan manajemen sumber daya manusia tercermin dari kebijaksanaan perusahaan untuk mengatur sumber daya manusianya. Sehingga dapat berperan besar dalam bekerja sama dan mendukung strategi perusahaan.
Proses untuk mendapatkan, menyeleksi, dan menempatkan tenaga kerja telah menempati peran yang terpenting bagi perusahaan. Faktor manusia pada kenyataannya tidak dapat disangkal lagi dan telah disadari merupakan faktor penentu bila dibanding dengan segala alat pelengkap seperti uang, mesin dan sebagainya didalam usaha-usaha perusahaan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu,tenaga kerja yang cakap adalah salah satu faktor penting bagi negara-negara yang sedang berkembang dan kurangnya tenaga-tenaga yang cakap akan menghambat perkembangan tersebut.
Setiap bentuk organisasi atau perusahaan apapun bentuknya akan membutuhkan orang-orang dalam melaksanakan setiap fungsi kegiatan yang ada didalam suatu organisasi atau perusahaan tersebut. Didalam organisasi perusahaan, kebutuhan akan orang-orang sangatlah penting karena menyangkut masalah maju mundurnya perusahaan.
Oleh sebab itu, seleksi tenaga kerja diperlukan untuk melanjutkan tujuan organisasi seperti kelangsungan hidup, pertumbuhan atau keuntungan. Seleksi tenga kerja dimaksudkan untuk memilih tenaga kerja cakap yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi di masa sekarang dan  yang akan datang. Seleksi tenaga kerja juga memberikan sarana untuk mencapai tujuan manajemen sumber daya manusia yang ditentukan dalam perencanaan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, semua kebutuhan tenaga kerja harus diketahui secara dini oleh pemimpin perusahaan, sehingga seleksi tenaga kerja mampu menyediakan kebutuhan tenaga kerja terhadap lowongan-lowongan jabatan yang disebabkan oleh perpindahan, adanya jabatan-jabatan baru dan jabatan-jabatan yang kosong. Proses seleksi dilaksanakan dengan mencari calon karyawan yang memiliki kemampuan intelejensia yang tinggi, dan tekad yang kuat dalam melaksanakan pekerjaan. Upaya-upaya peningkatan keterampilan dan kemampuan karyawan dilakukan oleh perusahaan melalui pengembangan dan pelatihan kerja, guna menciptakan karyawan yang memiliki etos kerja serta prestasi kerja  yang tinggi.
dimana pada saat ini seluruh produk dipasarkan ke kota-kota di Indonesia dan perusahaan ini termasuk dalam perusahaan yang cukup besar yang membutuhkan keahlian sumber daya manusia yang tinggi serta berkualitas, dimana hal tersebut harus diatasi oleh tenaga kerja yang tingkat kemampuannya tinggi atau kreatif dalam menjalankan perusahaan. Untuk itu perusahaan membutuhkan tenaga kerja dan sumber daya manusia yang tangguh dan berkualitas, karena hal tersebut merupakan faktor penting bagi perusahaan dalam menerapkan strateginya guna mencapai tujuan perusahaan.
Pada akhirnya, strategi seleksi yang turut mempertimbangkan kecocokan antara individu dengan perusahaan, disamping faktor pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dimiliki oleh calon karyawan  akan memberikan hasil yang positif bagi perusahaan. Semakin efektif proses seleksi, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan pegawai yang tepat bagi perusahaan. Selain itu, seleksi yang efektif akan berpengaruh langsung pada prestasi kerja karyawan dan kinerja finansial perusahaan. Dengan demikian maka pengembangan dan perencanaan system seleksi merupakan hal penting untuk dilaksanakan setiap perusahaan  supaya proses yang berlangsung cukup lama dan memakan biaya tersebut tidak sia-sia.
1.2 Rumusan Masalah
Ada beberapa masalah yang dapat di rumuskan dari latar belakang masalah yaitu :
a)    Bagaimana strategi supaya lulus seleksi tenaga kerja ?
b)   Bagaimana teknik seleksi tenaga kerja ?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah Bahasa Indonesia
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat dibuatnya makalah ini adalah :
a)    Mahasiswa dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan seleksi tenaga kerja.
b)   Mengetahui bagaimana tips supaya lulus seleksi tenaga kerja.
c)    Mengetahui gambaran bagaimana seleksi tenaga kerja itu.
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Seleksi
Dalam Sudut pandang definitif, Seleksi merupakan rangkaian langkah kegiatan yang dilaksanakan untuk memutuskan apakah seorang pelamar diterima / ditolak dalam suatu instansi tertentu setelah menjalani serangakaian tes yang dilaksanakan. Dalam bahasa lugas, Seleksi adalah proses memilih dari para pelamar melalui tahapan – tahapan tes, sehingga diperoleh sejumlah pelamar yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan dinyatakan diterima.
Seleksi (selection) adalah proses pemilihan dari sekelompok pelamar, orang atau orang – orang yang paling memenuhi kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia berdasakan kondisi yang ada saat ini yang dilakukan oleh perusahaan.
Seleksi adalah proses identifikasi dan pemilihan orang – orang dari sekelompok pelamar yang paling cocok atau yang paling memenuhi syarat untuk menduduki suatu jabatan atau posisi tertentu
Dapat beberapa definisi seleksi di atas, dapat disimpulkan bahwa Seleksi adalah proses identifikasi dan pemilihan orang atau orang – orang dari sekelompok pelamar yang ada melalui serangkaian tahapan tes, sehingga diperoleh tenaga kerja yang paling sesuai atau yang paling memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan untuk menempati suatu jabatan atau posisi tertentu yang telah tersedia berdasarkan kondisi yang ada saat ini, yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

2.2 Tujuan Seleksi Tenaga Kerja
Tujuan seleksi adalah mendapatkan tenaga kerja yang paling tepat untuk memangku suatu jabatan tertentu. Mengarah pada tujuan seleksi yang demikian itu, setiap organisasi yang bersangkutan senantiasa akan berusaha dengan biaya yang serendah mungkin dengan menggunakan cara yang paling efisien, tetapi efektif.
Tujuan Seleksi tersebut diantaranya :
Ø  Menjamin perusahaan memiliki karyawan yang tepat untuk suatu jabatan/ pekerjaan.
Ø  Memastikan keuntungan investasi SDM perusahaan.
Ø  Mengevaluasi dalam mempekerjakan dan penempatan pelamar sesuai minat.
Ø  Memperlakukan pelamar secara adil dan meminimalkan deskriminasi.
Ø  Memperkecil munculnya tindakan buruk karyawan yang seharusnya tidak diterima.

2.3 Faktor yang Harus Diperhatikan dalam Seleksi
1.   Penawaran tenaga kerja
Semakin bayak yang seleksi semakin baik bagi organisasi dipilih yang memenuhi persyaratan yang ditentukan.


2. Etika
Perekrut, pemegang teguh norma, disiplin pribadi yang tinggi, kejujuran yang tidak tergoyahkan, integritas karakter, serta objektivitas berdasarkan kretiria yang rasional.
3. Internal organisasi
Besar kecilnya anggaran, menentukan jumlah yang harus direkrut.
4. Kesamaan Kesempatan
ada yang dikriminatif, kadang karena warna kulit, daerah asal, latar belakang sosial. Dengan kata lain ada pok minoritas dengan keterbatasan-keterbatasan.
2.4 Langkah-Langkah dalam Proses Seleksi
Berdasarkan tahapan dalam penerimaan calon pegawai, proses seleksi dimulai dari penerimaan lamaran dan berakhir dengan keputusan terhadap lamaran tersebut. Langkah-langkah antara proses dimulai dan diakhiri merupakan usaha pengkaitan antara kepentingan calon pegawai dan kepentingan organisasi.
1.     Terima surat lamaran
2.     Ujian
3.     Wawancara
4.     Chee latar belakang dan surat referensi
5.     Evaluasi kesehatan
6.     Wawancara kedua dengan atasan langsung
7.     Keputusan atas lamaran 

Proses seleksi
1.     Test Psiko/kepribadian
2.     Test pengetahuan
3.     Test pelaksanaan pekerjaan

2.5 Cara Seleksi Tenaga Kerja
Ada beberapa cara seleksi dalam mengadakan pemilihan tersebut menurut Drs.Manullang yaitu sebagai berikut.
a. Seleksi ilmiah
Adalah cara seleksi yang berdasarkan pada data yang diperoleh dari job specification sehingga dengan demikian persyaratan-persyaratan yang ditentukan harus dapat dipenuhi oleh calon karyawan, agar benar-benar sesuai dengan keinginan organisasi. Data bersifat non ilmiah yang masih dipertimbangkan dalam proses seleksi ilmiah, yaitu:
  1. Surat lamaran,
  2. Ijazah sekolah dan daftar nilai,
  3. Surat keterangan pekerjaan atau pengalaman,
  4. Wawancara langsung, dan
  5. Referensi/rekomendasi dari pihak yang dapat dipercaya.

b. Seleksi non ilmiah
Cara kedua ini, pada umumnya banyak digunakan di negara-negara berkembang, seperti di negara kita sendiri. Cara non ilmiah ini, di samping didasarkan pada kelima data di atas sering ditambah dengan faktor-faktor lain, seperti:
  1. Bentuk tulisan dalam lamaran,
  2. Cara berbicara dalam wawancara, dan
  3. Tampang atau penampilan.











BAB III
HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
3.1 Strategi untuk Lulus Seleksi Tenaga Kerja
Pencarian lapangan kerja akhir-akhir ini cukup sulit karena terbatasnya lapangan kerja dan banyaknya pencari kerja dalam waktu yang bersamaan.
Tak heran bila mereka yang mampu bersaing dan menunjukkan kompetensinya adalah mereka yang dipilih untuk bekerja.
Banyak perusahaan swasta dan negeri mengajukan syarat khusus untuk para bakal calon karyawan mereka. Sehingga sebagai pencari kerja harus jeli dan pandai menonjolkan kemampuannya agar dilirik calon perusahaan atau tempat pekerjaan tersebut.
Maka tak dipungkiri jika para pencari kerja dekat dengan istilah seleksi karyawan. Seleksi karyawan ditujukan bagi mereka untuk mencari calon pekerja yang paling pas dan tepat dengan kebutuhan pekerjaan yang ditawarkan perusahaan tersebut.
Seleksi artinya memproses dan memilih semua calon karyawan yang mengajukan lamaran untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.
Proses seleksi karyawan biasanya dilakukan bertahap. Apa saja yang dilakukan para calon karyawan sebelum mengikuti seleksi karyawan itu, antara lain:
- Mempersiapkan berkas-berkas lamaran untuk diberikan pada perusahaan yang bersangkutan, yaitu surat lamaran kerja, curriculum vitae atau daftar riwayat hidup, fotokopi KTP (kartu tanda penduduk), fotokopi ijazah terakhir dan nilai ijazahnya jika diperlukan, surat referensi kerja jika dulu pernah bekerja di perusahaan tertentu
- Mengirimkan berkas lamaran kerja tersebut ke perusahaan, bisa lewat pos, datang langsung (biasanya jika perusahaan mensyaratkan untuk interview langsung), atau yang sekarang sedang tren bisa melalui surat elektronik (e-mail). Ada pula yang bergabung dengan agen atau biro pencari kerja, bisa pula langsung menitipkan kualifikasi mereka di situs pencari kerja tersebut sehingga ketika ada lamaran kerja yang cocok, bisa dipilih dan langsung didaftarkan
- Mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi karyawan, jadi dalam masa tunggu tersebut sang calon karyawan bisa mempelajari beragam hal yang diperlukan sebelum mengikuti seleksi. Contohnya seleksi CPNS (calon pegawai negeri sipil) yang sekarang mengunakan cara komputerisasi dengan ujian langsung via modul di komputer. Mereka bisa coba mencari atau belajar tes cpns tersebut yang sudah banyak disediakan bukunya di beragam toko buku atau bisa melalui internet pula.
Dalam proses seleksi karyawan, banyak hal yang dilakukan perusahaan tersebut. Misalnya melakukan wawancara khusus atau tatap muka, mengadakan psikotest untuk memahami sang calon karyawan atau melihat berkas lamaran si pencari kerja.
Jika cocok atau lulus tes dan wawancara mulailah mereka diberi kesempatan untuk bersaing dan bekerja di perusahaan tersebut.

Lalu apa saja alasan suatu perusahaan mengadakan proses seleksi karyawan sebelum menerima mereka? Ada beberapa hal yang mendasari:
1) untuk mengenal sejauh mana calon karyawannya itu secara mental dan keilmuan, apakah cocok dengan kriteria yang dicari perusahaan
2) untuk memperkenalkan juga fasilitas yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut apakah memenuhi harapan dari si pencari kerjanya
3) untuk memaparkan bidang lingkup usaha perusahaan tersebut agar lebih dipahami sang karyawan dan berikut deskripsi pekerjaannya
Sebagai pencari kerja apa saja yang harus disiapkan agar sukses dalam seleksi karyawan? Berikut ini paparannya:
a) Pertama: anda harus memahami dulu latar belakang perusahaan yang sedang Anda lamar, misalnya bergerak di bidang apa, sejarah dari perusahaan tersebut dan sebagainya. Biasanya di era modern ini banyak perusahaan ternama memiliki situs.
Para calon karyawan bisa mencoba membaca dan mengenal lebih lanjut perusahaan yang sedang mereka incar untuk mendapatkan pekerjaan itu.
b) Kedua: pastikan bahwa anda merasa cocok atau paling tidak percaya diri mengajukan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Meski agak sulit mencari pekerjaan yang bidangnya sesuai dengan ilmu yang anda pelajari di perguruan tinggi atau lembaga sekolah terakhir menuntut ilmu, jangan sampai anda buta sekali mengenai ruang lingkup pekerjaan yang sedang anda lamar. Paling tidak anda paham dan merasa siap untuk mempelajari lebih lanjut tentang job descriptionnya.
c) Ketiga: bersiaplah untuk menampilkan yang terbaik dalam diri anda ketika proses seleksi karyawan berlangsung. Misalnya ketika mengikuti psikotes dan tes ujian tertulis lainnya, tenangkan diri dan lakukan yang terbaik dalam menjawab soal tersebut. Atau ketika akan menjalani wawancara perhatikan penampilan anda dan cara menjual kompetensi yang ada dalam diri.
Nah, jika anda sudah memahami pentingnya seleksi karyawan tersebut, semoga ketika mencari kerja anda sukses menjalaninya.
3.2 Teknik Seleksi Tenaga Kerja
a. Teknik seleksi menggunakan interview
Interview atau wawancara lazim digunakan dalam proses  seleksi calon pegawai atau karyawan. Interview atau wawancara bagaimana pun juga memiliki kelemahan, antara lain menurut Drs.Manullang adalah sebagai berikut.
1.     Subyektivitas pewawancara,
2.     Cara mengajukan pertanyaan,
3.     Pengaruh halo.
Terdapat suatu gagasan untuk melenyapkan kelemahan-kelemahan tersebut, seperti yang dikemukakan oleh Mc Merry anatara lain:
1.     Orang yang bertugas menginterview bekerja atas dasar kualifikasi definitif.
2.     Orang yang bertugas menginterview mengetahui pertanyaan yang diajukannya kepada pelamar dan telah disusun terlebih dahulu dengan kata-kata yang mudah dimengerti.
3.     Orang yang bertugas menginterview telah mendapat pelatihan dalam teknik menginterview.
4.     Orang yang bertugas menginterview sudah mendapatkan data-data mengenai diri pelamar terlebih dahulu, baik melalui telepon maupun dari laporan-laporan tertentu.

b.   Teknik seleksi menggunakan assessment center
Merupakan suatu proses penilaian (rating) yang dinilai sophiscated, yang isinya diarahkan sedemikian rupa sehingga kita dapat meminimalisasikan timbulnya penyimpangan/bias yang sangat mungkin terjadi. Sehingga dapat dipastikan kandidat tenaga kerja yang terlibat dalam proses penilaian tersebut memperoleh suatu kesempatan yang sama untuk memunculkan potensi.
Program assessment center yang didasarkan pada pendekatan multiple merupakan pendekatan yang fleksibel, dalam arti bias diterapkan pada beberapa organisasi tergantung pada kebutuhannya.















BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Seleksi maksudnya pemilihan tenaga kerja yang sudah tersedia. Seleksi pada dasarnya bertujuan untuk mendapatkan tenaga kerja yang memenuhi syarat dan memiliki kualifikasi yang sesuai dengan deskrifsi pekerjaan yang ada atau sesuai dengan kebutuhan organisasi/perusahaan.
Beberapa kualifikasi berikut ini menjadi dasar dalam proses seleksi, yaitu Keahlian, Pengalaman, Usia, Jenis kelamin, Pendidikan, Kondisi fisik, Tampang, Bakat, Temperamen, dan Karakter.
Ada beberapa cara seleksi dalam mengadakan pemilihan tersebut menurut Drs.Manullang yaitu sebagai berikut.
a)    Seleksi ilmiah,
b)   Seleksi non ilmiah.
Ada dua cara dalam teknik seleksi, yaitu:
a)    Teknik seleksi menggunakan interview,
b)   Teknik seleksi menggunakan assessment center.


4.2 Saran
Penulis bersedia menerima kritik dan saran yang positif dari pembaca. Penulis akan menerima kritik dan saran tersebut sebagai bahan pertimbangan yang memperbaiki makalah ini di kemudian hari. Semoga makalah berikutnya dapat penulis selesaikan dengan hasil yang lebih baik lagi.
















DAFTAR PUSTAKA









Tidak ada komentar:

Posting Komentar